Kamis, 18 Oktober 2012

PENYIMPANGAN PERILAKU KOLEKTIF DALAM SEPAK BOLA

PERILAKU KOLEKTIF DALAM DUNIA OLAHRAGA

Olahraga, tentu ketika kita berbicara mengenai olahraga, dalam benak kita langsung tertuju pada satu cabang olahraga yang paling populer didunia, yaitu sepak bola. Sepak bola memang menyuguhkan tontonan yang menarik. sepak bola ditonton mulai dari klangan anak-anak sampai lansia pun masih menikmati indahnya olahraga ini. Ketika kita berbicara mengenai sepak bola berarti berbicara mengenai banyak orang yang terlibat didalamnya, termasuk supporter sepakbola itu sendiri. Sepak bola sangat erat hubungannya dengan supporter, setiap klub sepakbola pasti memiliki supporter, baik itu klub yang sudah professional maupun yang belum. Bahkan setiap supporter memiliki nama-nama tertentu unutk menunjukan identitasnya. misalnya saja The jack (persija), Bonekmania (persebaya), dll, itu didalam negeri. Diluar negeri pun demikian klub-klub elit dieropa pun memiliki supporter yang sangat fanatic terhadap klubnya dan loyalitas supporter terhadap klubnya sangat tinggi, misalnya saja ‘’juventini’’ supporter dari juventus, ketika klubnya main pasti seluruh stadion terisi penuh dengan kelmpok supporter yang menunjukan identitas klub itu sendiri. Dengan adanya supporter sebuah klub tentu memiliki motivasi dan dukungan yang lebih sehingga hubungan antara klub dan supporter merupakan hubungan yang tidak bisa dipisahkan. 

Itu semua merupakan sisi positif dari sekelompok supporter sepak bola yang ada didalam maupun diluar negeri. Namun disisi lain banyak penyimpangan yang dilakukan sekelompok supporter yang keluar dari tujuan mereka yaitu unutk mendukung dan memotivasi klub mereka, seperti tawuran, bentrok antar supporter lawan, maupun supporter satu klub pun sering terjadi bentrok yang mengakibatkan banyak terjadi korban. Dari terjadinya tawuran tidak hanya supporter yang menjadi korban, melainkan banyak pihak yang menjadi korban, salah satunya yaitu pihak berwajib (polisi) yang mengamankan pun sering menjadi amukan masa supporter sepak bola itu sendiri.
Penonton sepakbola memiliki tujuan untuk mendukung tim idolanya. Namun. kenyataannya, perilaku penonton sepakbola sudah mengkhawatirkan. Perusakan, pelecehan seksual, penodongan, perampasan, dan beberapa bentuk kriminalitas lain muncul. Dengan demikian tindakan penonton sudah manyimpang dari tujuan semula. Korban agresi tidak saja harta dan benda melainkan juga nyawa. Hampir setiap pertandingan ada korban dari ulah para penonton tersebut. Mengapa sampai terjadi perilaku kolektif tersebut?
Penyebab terjadinya prilaku kolektif  suporter sepakbola, karena seporter saling mengejek penonton lawan, Semua itu terjadi karena hasil pertandingan kalah atau menang, keputusan wasit yang dianggap tidak fair play, keamanan yang kurang. Identitas sosial dimanipulasi dengan pemberian pita dan ikat kepala untuk identitas sosial yang tinggi, kemudian seporter saling melemparkan batu atau apapun yang bisa melukai penonton lawan.
Cara menyelesaikan yang baik adalah pengamanan. Bila kekalahan tim dialami oleh tim tuan rumah, maka penjagaan harus lebih banyak dibandingkan apabila tim itu menang. Sehingga ketika supporter tuan rumah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan tujuan dari supporter itu sendiri keamanan bisa mengendalikan semua itu, jadi pengamanan pertandingan, apalagi jika pertandingan itu melibatkan rivalitas antar kedua klub, pengamanan harus lebih ketat, sehingga bisa meminimalisir perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan oleh supporter sepakbola.